Beberapa waktu lalu kita mendapat kabar mengejutkan tentang Nokia yang akhirnya akan membuat Smartphone berbasis Android Normandy dan pastinya para pecinta setia dari produk Nokia sendiripun menyambut antusias berita tersebut.
Nokia Normandy adalah sebuah smartphone yang kabarnya bakal menggunakan sistem operasi milik nokia yang telah dikembangkan oleh perusahaan yang berasal dari Negara Finlandia tersebut.
Namun beberapa waktu yang lalu kembali muncul kabar mengejutkan yang mengatakan bahwa Nokia akan menghentikan pengembangan smartphone Android Normady. Dengan demikian, harapan para pecinta Nokia harus gigit jari menanti smartphone Nokia dengan Sistem Operasi android.
Proyek pengembangannya sebenarnya sudah dalam masa pengerjaan dan sudah sampai pada bagian prototype dan kabarnya Nokia tidak hanya mengerjakan prototype Smartphone Android Normandy tetapi juga mengerjakan prototype tablet android dengan layar 7 inchi yang berbasis pada Qualcomm Snapdragon 400. Bahkan dalam mengerjakan proyek ini, Nokia telah menunjuk Peter Skillman sebagai Pemimpinnya. Peter Skillman adalah mantan MeeGo UX dan Service Design, dia juga merupakan pimpinan desain dari HERE dan pernah terlibat dalam pengembangan Palm.
Proyek pengembannya dilakukan secara terpisah dengan divisi yang bergabung dengan pihak microsoft. Jadi sebenarnya Nokia masih mempunyai kesempatan lagi untuk tetap menjalankan pengembangan tersebut, namun karena Nokia harus menjualnya dengan Brand baru maka Nokia lebih memilih mundur dari persaingan yang ada. Alasan lain Nokia membatalkan pengembangan Android Normandy adalah untuk menghentikan proyek pengembangan smartphone dan tablet Android karena Nokia ingin fokus kepada beberapa pengembangan wearable dan sejumlah teknologi baru.
Pihak Nokia juga mengatakan bahwa keputusan Nokia untuk menghentikan proyek pengembangan smartphone dan tablet Android tidak ada campur tangan dari pihak Microsoft, tetapi dibawah tanggung jawab Nokia CTO.
Sebagai gantinya pihak Nokia dikabarkan akan mengembangkan sebuah perangkat wearable. Perangkat tersebut dikabarkan akan menggunakan layar flexible, transmisi power wireless, menggunakan energi elektromagnetik dan yang paling penting adalah adanya teknologi Augmented Reality pada perangkat tersebut.
Nokia Normandy adalah sebuah smartphone yang kabarnya bakal menggunakan sistem operasi milik nokia yang telah dikembangkan oleh perusahaan yang berasal dari Negara Finlandia tersebut.
Namun beberapa waktu yang lalu kembali muncul kabar mengejutkan yang mengatakan bahwa Nokia akan menghentikan pengembangan smartphone Android Normady. Dengan demikian, harapan para pecinta Nokia harus gigit jari menanti smartphone Nokia dengan Sistem Operasi android.
Proyek pengembangannya sebenarnya sudah dalam masa pengerjaan dan sudah sampai pada bagian prototype dan kabarnya Nokia tidak hanya mengerjakan prototype Smartphone Android Normandy tetapi juga mengerjakan prototype tablet android dengan layar 7 inchi yang berbasis pada Qualcomm Snapdragon 400. Bahkan dalam mengerjakan proyek ini, Nokia telah menunjuk Peter Skillman sebagai Pemimpinnya. Peter Skillman adalah mantan MeeGo UX dan Service Design, dia juga merupakan pimpinan desain dari HERE dan pernah terlibat dalam pengembangan Palm.
Proyek pengembannya dilakukan secara terpisah dengan divisi yang bergabung dengan pihak microsoft. Jadi sebenarnya Nokia masih mempunyai kesempatan lagi untuk tetap menjalankan pengembangan tersebut, namun karena Nokia harus menjualnya dengan Brand baru maka Nokia lebih memilih mundur dari persaingan yang ada. Alasan lain Nokia membatalkan pengembangan Android Normandy adalah untuk menghentikan proyek pengembangan smartphone dan tablet Android karena Nokia ingin fokus kepada beberapa pengembangan wearable dan sejumlah teknologi baru.
Pihak Nokia juga mengatakan bahwa keputusan Nokia untuk menghentikan proyek pengembangan smartphone dan tablet Android tidak ada campur tangan dari pihak Microsoft, tetapi dibawah tanggung jawab Nokia CTO.
Sebagai gantinya pihak Nokia dikabarkan akan mengembangkan sebuah perangkat wearable. Perangkat tersebut dikabarkan akan menggunakan layar flexible, transmisi power wireless, menggunakan energi elektromagnetik dan yang paling penting adalah adanya teknologi Augmented Reality pada perangkat tersebut.

0 komentar:
Posting Komentar